Masuki Musim Penghujan, Kota Banjar Adakan Kegiatan Opsih Di Gunung Sangkur

Musim Penghujan

Memasuki musim penghujan, sudah saatnya untuk membersihkan serta memperbaiki jalan hingga bangunan rumah. Bagi warga yang tinggal dekat dengan pegunungan, hendaknya mulai melakukan perawatan lingkungan untuk menghindari adanya banjir atau longsor akibat guyuran air hujan. Hal itu lah yang kini dilakukan oleh masyarakat kota Banjar, dimana warganya saling bahu membahu untuk membersihkan kawasan hutan dengan kegiatan opsih. 
 
Warga Banjar Lakukan Persiapan Pergantian Musim
Kegiatan Operasi Bersih atau biasa disebut Opsih ini dilakukan oleh warga Banjar, tepatnya warga Desa Karyamuti. Kegiatan ini sebagai upaya perawatan lingkungan hutan, di sekitar wilayah perhutanan Jati Gunung Sangkur. Kepala Bagian Kesatuan Pengelolaan Hutan Kota Banjar Selatan, menggiatkan bersih hutan serta saluran drainase pada sepanjang Jalan Perhutan Cirewog. 
 
Dilansir dari situs harapanrakyat.com, kegiatan Operasi Bersih ini dilakukan, sebagai bentuk persiapan untuk pergantian musim menuju musim penghujan. Dengan kesempatan ini pula, sekaligus sebagai upaya pembinaan tentang pentingnya pelestarian hutan. Melalui pengupayaan persiapan menuju musim penghujan, maka KBKPH pun juga menanamkan tentang pentingnya hutan dalam hidup manusia. 
 
Kegiatan opsih ini perlu dilakukan, agar drainase nantinya tidak akan tersumbat serta air hujan bisa mengalir dengan lancar. Tentunya jika kawasan drainase dapat mengalirkan air dengan lancar, maka kawasan sekitar pun terbebas dari banjir maupun permukaan yang becek dan licin akibat tersumbatnya drainase sekitar Gunung Sangkur. 
 
Kerahkan Hingga 6 LMHD Untuk Pembersihan
Beberapa warga yang mengikuti kegiatan ini, merupakan mereka yang tergabung dalam Lembaga Masyarakat Desa Hutan atau LMDH. Setidaknya ada total 6 LMDH, yang berada dan tersebar di kawasan Gunung Sangkur. Lembaga ini berada di kelurahan Hegarsari, Pataruman, Kujangsari, Desa Mulyasari, Karyamukti, hingga Batulawang. 
 
Tentunya seluruh kegiatan ini juga bertujuan untuk menjaga keamanan masyarakat kota Banjar, khususnya bagi mereka yang tinggal di kawasan sekitar Gunung Sangkur. Apabila tidak dilakukan kegiatan opsih, bisa jadi bencana banjir atau longsor akan mengancam warga sekitar. Oleh karena itu, sebelum musim penghujan tiba hendaknya untuk melakukan pembersihan pada rumah maupun lingkungan bekerja. 
 
Meskipun merupakan kawasan yang ditumbuhi oleh berbagai macam tumbuh-tumbuhan, namun apabila aliran air di hutan tersumbat tentu bencana banjir pun tidak akan bisa dihindari. Oleh karena itu perlu dilakukan pembersihan di sekitar kawasan hutan, serta pada kawasan drainase untuk membuka jalan air hujan. 
 
Selain Pemberihan, Dilakukan Pula Reboisasi
Kegiatan opsi yang dilakukanoleh Kesatuan Pengelolaan Hutan, beserta Lembaga Masyarakat Desa Hutan atau LMDH ini pun dilakukan tidak hanya sebagai bentuk persiapan pergantian musim saja. Selain melakukan pembersihan, rencananya akan diadakan pula penanaman pohon di kawasan gunung Jati Luhur Sangkur. 
 
Upaya reboisasi yang direncanakan pun sebagai bentuk untuk memberikan pembinaan, terhadap pentingnya pelestarian hutan. Dengan kegiatan penanaman pohon, maka para Pelestarian Hutan ini pun memberikan pengetahuan akan pentingnya untuk melindungi kawasan hutan bagi kehidupan manusia. 
 
Tentunya, gunung yang sering ditebang akan menjadi gunung gundul. Lantas apa yang terjadi pada gunung gundul, ketika musim hujan tiba ? Sudah pasti tidak ada lagi akar yang menghambat laju air hujan menuju kaki gunung. Sehingga melakukan kegiatan opsih dan reboisasi pun, menjadi bentuk untuk mengamankan kelangsungan  hidup masyarakat Kota Banjar kedepannya.
 
Ketika air hujan mengguyur Gunung Sangkur, maka air tersebut dapat ditahan untuk mencegah terjadinya longsor maupun banjir. Warga yang tinggal di sekitar Gunung Sangkur pun dapat terlepas dari perasaan was-was, setiap kali musim penghujan tiba. Namun, penghijauan ini tidak dilakukan langsung bersamaan dengan kegiatan bebersih.
 
Untuk penanaman pohon, pihak KBKPH masih menunggu cuaca yang stabil. Tentu cuaca yang hendak memasuki musim penghujan bukanlah saat yang cocok, untuk menanam pohon dikawasan sekitar perhutanan Jati Gunung Sangkur. Dengan hujan yang belum stabil, nantinya justru perawatan yang harus diberikan setiap pohon menjadi kurang maksimal. 
 
Gunung adalah salah satu sumber kehidupan dari manusia, tanpa adanya gunung atau hutan alam maka oksigen di dunia pun menjadi lebih sedikit. Namun gunung nyatanya pun cukup berbahaya, dan bisa memberikan bencana apabila tidak diberikan perawatan yang benar. Dengan melakukan pembersihan maupun penjagaan terhadap kawasan hutan, hal tersebut pasti akan menguntungkan kita semua.  

Posting Komentar

0 Komentar